Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Pemograman PHP Dengan MySQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemograman PHP Dengan MySQL. Tampilkan semua postingan

Struktur Kontrol

IF..ELSE
Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara bersyarat.

Cara penulisannya adalah sebagai berikut:

if (syarat)
{
statement
}
atau:
if (syarat)
{
statement
}
else
{
}
atau:
if (syarat pertama)
{
statement pertama
}
elseif (syarat kedua)
{
statement kedua
}
else
{
statement lain
}



Contoh :

Nama File Nya : ifElse.php

<html>
<head>
<title>Struktur Kontrol</title>
</head>
<body>
<?
if($_POST['submit']){
if($_POST['pilih'] == 1){
echo "Anda memilih jurusan Elektronika";
}
else if($_POST['pilih'] == 2){
echo "Anda memilih jurusan Telekomunikasi";
}
else if($_POST['pilih'] == 3){
echo "Anda memilih jurusan Elektro Industri";
}
else{
}
}
?>
echo "Anda memilih jurusan Teknologi Informasi";
<form name="inputpilih" action="ifelse.php" method="post">
Nama Jurusan : <br>
<ol type="1">
<li>Elektronika</li>
<li>Telekomunikasi</li>
<li>Elektro Industri</li>

<li>Teknologi Informasi</li>
</ol>
<select name="pilih">
<option value=1>1</option>
<option value=2>2</option>
<option value=3>3</option>
<option value=4>4</option>
</select><br><br>
<input type="submit" name="submit" value="Submit">
</form>
</body>
</html>


SWITCH..CASE
Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa
nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable sama dengan nilai yang

dibandingkan. Struktur Switch adalah sebagai berikut:

switch (variable){
case nilai:
statement;
case nilai:
statement;
case nilai:
statement;
.
.
.
}

Contoh :

switchcase.php
<html>
<head>
<title>Struktur Kontrol</title>
</head>
<body>
<?
if($_POST['submit']){
$plh = $_POST['pilih'];
switch($plh){
case '1': echo "I like Jazz"; break;
case '2': echo "I like Rock"; break;
case '3': echo "I like Country"; break;
case '4': echo "I like Pop"; break;
}
}
?>
<form name="inputpilih" action="switchcase.php" method="post">
<strong>Polling</strong><br>
Aliran musik apakah yang Anda sukai :<br>
<input type="radio" name="pilih" value="1">Jazz<br>
<input type="radio" name="pilih" value="2">Rock<br>
<input type="radio" name="pilih" value="3">Country<br>
<input type="radio" name="pilih" value="4">Pop<br>
<input type="submit" name="submit" value="Submit">
</form>
</body>

</html>


LOOPING (WHILE, DO..WHILE, FOR)
Digunakan untuk membuat proses perulangan dimana akan memeriksa dahulu kondisi
yang disyaratkan, bila kondisi benar maka akan dilakukan proses perulangan dan bila
kondisi salah maka loop tidak dikerjakan. Kesalahan penentuan kondisi akan

menyebabkan proses perulangan tak terhingga.

Contoh :

Nama File = while.php

<html>
<head>
<title>Struktur Kontrol</title>
</head>
<body>
<?
$hari=array (
"Minggu",
"Senin",
"Selasa",
"Rabu",
"Kamis",
"Jumat",
"Sabtu",
""
);
$i=0;
print "NAMA-NAMA HARI:<br>";
while($ada_hari=$hari[$i]) {
print "$ada_hari<br>";
$i++;
}
?>
</body>
</html>

Nama File = dowhile.php
<html>
<head>
<title>Struktur Kontrol</title>
</head>
<body>
<?
$hari=array (
"Minggu",
"Senin",
"Selasa",
"Rabu",
"Kamis",
"Jumat",
"Sabtu",
""
);
$i=0;
print "NAMA-NAMA HARI:<br>";
do {
print "$hari[$i]<br>";
$i++;
} while($i<7);
?>
</body>

</html>

Nama File = for.php
<html>
<head>
<title>Struktur Kontrol</title>
</head>
<body>
<?
print "<H4>DAFTAR KONVERSI TEMPERATUR</H4>";
print "<TABLE BORDER=1>";
print "<TR><TH>CELSIUS</TH>";
print "<TH>FAHRENHEIT</TH><TH>REAMUR</TH></TR>";
for($Celsius=0; $Celsius<=100; $Celsius+=10) {
$Reamur=(4/5)*$Celsius;
$Fahrenheit=(9/5)*$Celsius+32;
print "<TD>$Celsius</TD>";
print "<TD>$Fahrenheit</TD>";
print "<TD>$Reamur</TD></TR>";
}
?>
</body>
</html>

Sekian materi tentang Struktur Kontrol. Semoga dapat membantu.
Dan terus ikuti materi materi yang sangat Kompleks,. Di Artisblogger.blogspot.com

Tipe Data dan Variabel

Tipe Data dan Variabel

PHP mengenal berbagai macam tipe data, mulai dari integer, float, string, array, dan object.
Tipe data integer meliputi semua bilangan bulat, float meliputi semua bilangan pecahan,
string untuk karakter atau kumpulan karakter, array untuk kumpulan data, sedangkan tipe
data object untuk pemrograman berorientasi object. Tipe data string harus selalu diapit
tanda petik tunggal atau tanda petik ganda.
Berbeda dengan pemrograman tingkat tinggi lainnya bahwa tipe variable tidak usah
ditentukan lebih dulu (dideklarasikan), variablel dapat langsung digunakan (seperti pada
BASIC) dan langsung menyesuaikan tipenya dengan sendirinya saat variable tersebut
diisi dengan data. Suatu variable PHP harus dimulai dengan tanda “$” (dollar) dan
minimal diikuti dengan satu huruf dan dapat diikuti selanjutnya dengan angka atau
huruf. Dengan demikian variable $x bila diisi dengan data string ‘Pemrograman Web’
maka tipe variable $x akan menjadi bertipe string dengan sendirinya.

Contoh :

Simpan File PHP ini dengan nama = variabel1.php

<html>
<head>
<title>VariabelDalamPHP</title>
</head>
<body>
<?
$a = 15;
$b = 10;
$c = 2.5;
$d = $a + $b;
$e = $a - $b;
$f = $a / $c;
$g = $b % $c;
echo "$a + $b = $d<br>";
echo "$a - $b = $e<br>";
echo "$a / $c = $f<br>";
echo "$b % $c = $g<br>";
?>
</body>
</html>

Contoh Lain :

Simpan File PHP ini dengan nama = variabel2.php
<html>
<head>
<title>VariabelDalamPHP</title>
</head>
<body>
<?
$nama = "Fulan";
$tanggal = date("d F y");
echo "$nama, hari ini tanggal $tanggal<br>";
?>
</body>

</html>


Variabel dari form HTML

Untuk mengirimkan variabel dari satu halaman ke halaman lainnya atau kehalaman itu
sendiri biasa digunakan form HTML. Form HTML akan mengirimkan variabel ke
webserver, sehingga di webserver variabel tersebut menjadi input yang akan diolah oleh

script PHP yang anda buat. Berikut adalah contoh penggunaan variabel dalam form :

Contoh :
Simpan dengan Nama = formvariabel.php

<html>
<head>
<title>Variabel dari Form</title>
</head>
<body>
<?
if ($_POST['submit']){
echo "<table width=400 border=0>
<tr>
<td width=62 valign=top>Nama</td>
<td width=10 valign=top>:</td>
<td width=333>".$_POST['nama']."</td>
</tr>
<tr>
<td valign=top>Email</td>
<td valign=top>:</td>
<td>".$_POST['email']."</td>
</tr>
<tr>
<td valign=top>Pesan</td>
<td valign=top>:</td>
<td>".$_POST['pesan']."</td>
</tr>
</table><br>";
echo "<hr>";
}
?>
<strong>Form Input</strong>
<form name="inputvariabel" action="formvariabel.php" method="post">
<table width="400" border="0">
<tr>
<td width="62" valign="top">Nama</td>
<td width="10" valign="top">:</td>
<td width="333"><input type="text" name="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Email</td>
<td valign="top">:</td>
<td><input type="text" name="email"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Pesan</td>
<td valign="top">:</td>
<td><textarea name="pesan" style="width:300;
height:200;"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td></td><td></td>
<td>
<input type="submit" name="submit" value="Submit">
&nbsp;&nbsp;
<input type="reset" name="reset" value="Reset">
</td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>

Sekian materi tentang Tipe Data dan Variabel semoga bermanfaan,.. :)
Dan jangan ketinggalan Materi-Materi Lain nya yang Luar Biasa. Hanya di Artisblogger.blogspot.com

Dasar Pemrograman PHP

Dasar Pemrograman PHP

PHP, 'PHP: Hypertext Preprocessor', adalah suatu bahasa pemrograman web yang digunakan untuk keperluan CGI (Common Gateway Interface), artinya mempunyai kemampuan untuk membaca variable dari client dan mengirimkan ke server untuk kemudian di server diolah dan hasilnya dikembalikan ke client. PHP merupakan bahasa pemrograman web dinamis layaknya ASP, JSP, Perl dan sebagainya yang bersifat Server Side artinya bahwa program hanya bisa diakses melalui server, sedangkan client tidak bisa mengakses program PHP. HTML hanya berguna untuk desain, saat kita browsing, maka yang kita lihat itu sebenarnya adalah interprestasi dari HTML. Sebagai contoh saat kita menggunakan YahooMail untuk mengirim email, maka tampilan yang dapat kita lihat tersebut merupakan interprestasi dari HTML, sedangkan untuk dapat mengirim email, digunakan bahasa pemrograman web seperti PHP

Script PHP harus terletak diantara tag PHP yaitu <? dan ?>, sehingga script PHP disamping dapat berdiri sendiri juga dapat disisipkan pada script HTML. Sedangkan ekstensi dari script PHP harus digunakan .php dan bukannya .html meskipun didalam script PHP terdapat script HTML. Penggunaan spasi dalam penulisan script PHP tidak akan berpengaruh pada hasil tampilan pada halaman browser karena script PHP akan dibuat ulang dan dikirimkan ke browser sudah berupa murni script HTML (tanpa scriptPHP). Komentar program dapat ditambahkan dengan menggunakan tanda seperti pada bahasa C yaitu “/*” dan “*/”, C++ yaitu “//” atau Bourne Shell yaitu “#”. File PHP berikut ini sedikit menggambarkan tentang cara penulisan script PHP :

Nama File PHP nya : phphelloworld.php

<html>
<head>
<title>Hello World</title>
</head>
<body>
<?
echo "Hello World...<br>";
print "Beggining PHP MySQL<br>";
print "<hr>";
?>
</body>
</html> 

Dari script diatas dapat kita ketahui bahwa script php diawali tengan tanda <? dan diakhiri dengan ?>, tanda tersebut untuk memisahkan antara script php dan script html. Script yang berada didalam tanda <? dan ?> akan dieksekusi sebagai script php. echo di PHP berfungsi untuk menuliskan sesuatu ke browser. Saat phphelloworld.php kita browse dan dilihat sourcecode-nya maka akan tampil seperti dibawah ini : 

Hal ini berarti bahwa user yang mem-browse script php hanya akan melihat scriptnya sebagai script html, sedangkan script php-nya tidak terlihat. Berbeda dengan HTML, script PHP membedakan antara huruf besar dan huruf kecil, karenanya kita harus berhati-hati dalam penulisan script PHP.

Sekian Itu Tadi Sekilas Tentang. Dasar Pemrograman PHP.
Untuk Materi Selanjutnya Silahkan Akses Di Artisblogger.blogspot.com

Next Page

 

Follow Me

Follow Me
Follow Me

Daftar Isi

Copyright © 2013. Artis Blogger - All Rights Reserved
Design by Gusti Putu Adnyana Powered by idblogsite.com